cooling tower

Cleaning Service

Jasa pembersihan cooling tower untuk menghilangkan kerak, lumpur, dan pertumbuhan biologis demi menjaga efisiensi sistem pendingin.

Cleaning Service

PT Beta Pramesti Asia

Mengapa Pembersihan Cooling Tower Penting

  • Efisiensi: Endapan kerak, lumpur, dan pertumbuhan biologis (seperti alga dan bakteri) dapat mengurangi efisiensi perpindahan panas, sehingga biaya energi meningkat.
  • Kesehatan & Keselamatan: Cooling tower yang tidak terawat dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri Legionella, penyebab penyakit Legionnaires.
  • Kepatuhan: Banyak peraturan daerah dan standar industri (seperti ASHRAE 188, OSHA, atau peraturan kualitas air setempat) yang mewajibkan pembersihan dan perawatan rutin.
  • Keawetan: Pembersihan mencegah korosi dan kerusakan pada bagian struktural, sehingga memperpanjang usia pakai cooling tower.

Proses Pembersihan yang Umum Dilakukan

  1. Inspeksi & Persiapan

    • Menilai tingkat kotoran, korosi, dan kerak.
    • Melakukan prosedur keselamatan lockout/tagout.
  2. Pengurasan & Pembersihan Awal

    • Menguras bak penampung dan membuang kotoran berukuran besar.
  3. Pembersihan dengan Tekanan Tinggi

    • Permukaan, media pengisi (fill), pengendali percikan (drift eliminator), dan bak dibersihkan menggunakan mesin tekanan tinggi atau vakum.
  4. Penghilangan Kerak & Perlakuan Kimia

    • Menggunakan biocide, algaecide, atau bahan kimia penghilang kerak sesuai kebutuhan.
  5. Pengisian Ulang & Pengoperasian Kembali

    • Cooling tower dibilas, diisi ulang, lalu dijalankan kembali dengan perawatan air yang sesuai.

Rekomendasi Frekuensi Pembersihan

  • Sistem beban ringan: Satu kali per tahun (sebelum musim panas).
  • Beban berat / iklim lembap: Dua kali per tahun.
  • Rumah sakit, pusat data, atau lokasi berisiko tinggi: Inspeksi per kuartal dan pembersihan sesuai kebutuhan.

Tips Memilih Jasa Pembersihan

Pilih penyedia jasa yang memiliki:

  • Sertifikasi dalam manajemen risiko Legionella.
  • Pengalaman dengan merek/model cooling tower Anda.
  • Penggunaan bahan kimia yang ramah lingkungan dan sesuai regulasi.
  • Dokumentasi untuk kebutuhan kepatuhan regulasi.