ancillaries
Clarifier Adalah Pengendap TSS | Beta Pramesti Asia
Clarifier adalah unit pengendap TSS dan flok untuk WTP atau IPAL. Cek debit, jar test, settling, sludge, blowdown, dan bukti uji terima terukur lapangan.
Clarifier adalah unit pengendap gravitasi untuk memisahkan TSS, kekeruhan, dan flok dari air baku, air proses, atau air limbah. PT Beta Pramesti Asia, melalui beta.co.id, menyediakan clarifier Betaqua di Indonesia dengan verifikasi debit, TSS, jar test, settling, blowdown, dan kapasitas jalur lumpur sebelum unit dipilih.
Ditinjau secara teknis: 4 Agustus 2026.
Murnikan air anda dengan clarifier kami
Clarifier kami dirancang untuk keunggulan penjernihan air. Sistem Circular Clarifier kami, dengan kapasitas 50 m^3/jam, dan Rectangular Clarifier yang menampung hingga 80 m^3/jam, keduanya dirancang untuk mengurangi Total Suspended Solid (TSS) atau kekeruhan secara efisien melalui proses pengendapan gravitasi. Baik dalam pengolahan air minum maupun pengelolaan limbah industri, clarifier Betaqua menawarkan solusi yang tidak hanya inovatif tetapi juga andal dalam menjamin kualitas air yang memenuhi standar lingkungan dan kebutuhan spesifik pelanggan kami.
Keunggulan
Clarifier BetaQua mengintegrasikan inovasi teknis dengan kehandalan konstruksi. Tiap model clarifier dirancang dengan fitur-fitur yang meningkatkan kinerja dan memudahkan operasi. Keahlian rekayasa kami tercermin dalam pemilihan material dan komponen, memastikan bahwa setiap sistem clarifier beroperasi dengan efisiensi maksimal dan downtime yang minimal.
BUTUH CLARIFIER TERBAIK?
Hubungi tim kami untuk konsultasi mengenai Clarifier yang sesuai dengan kebutuhan anda.
Spesifikasi Betaqua Circular Clarifier
Kami memiliki varian tipe dari Betaqua Circular Clarifier yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.
Circular Clarifier
Clarifier Sirkular BetaQua menawarkan efisiensi tinggi dengan kapasitas 50 m^3/jam, yang ideal untuk mengurangi Total Suspended Solid (TSS) atau kekeruhan melalui proses pengendapan gravitasi.
Aplikasi
- Effluent Treatment Plant Primary Treatment
- Demin Water Pre-treatment
- Drinking/Potable Water Clarification
- Wastewater Treatment Secondary Treatment
- Mining Heavy Metal Removal
Fitur Standar
- Tangki Baja Karbon dengan Lapisan Epoksi
- Sludge Scraper
- Tangga
- Nozzles dan Weir
- Manual Isolation Valve untuk Drain/Blowdown
Parameter Operasional
- Lapisan Fiber/Karet untuk Tank Baja Karbon Internal
- Tangki SS304
- Pneumatic Isolation Valve untuk Drain/Blowdown
Rectangular Clarifier
Rectangular Clarifier Betaqua adalah lamella clarifier dengan kapasitas 80 m3/jam memaksimalkan pengurangan TSS atau kekeruhan.
Aplikasi
- Power Plant Boiler Feed Water Treatment
- Demin Water Pre-treatment
- Drinking/Potable Water Clarification
- Wastewater Primary Treatment
Fitur Standar
- Tangki Baja Karbon dengan Lapisan Epoksi
- Sludge Scraper
- Tangga
- Nozzles dan Weir
- Manual Isolation Valve untuk Drain/Blowdown
Fitur Opsional
- Lapisan Fiber/Karet untuk Tank Baja Karbon Internal
- Tangki SS304
- FRP Tube Settler/SS304 Lamella Plate Settler
- Pneumatic Isolation Valve untuk Drain/Blowdown
Spesifikasi Betaqua Circular Clarifier
Kami memiliki varian tipe dari Betaqua Circular Clarifier yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan anda.
Pelajari lebih lanjut
Data Seleksi Clarifier dan Beban Padatan
Clarifier dipilih dari beban hidraulik dan beban padatan aktual, bukan hanya dari diameter tangki atau debit rata-rata. Hitung beban padatan sebagai TSS (mg/L) × debit (m³/hari) ÷ 1.000 = kg TSS/hari, lalu uji apakah padatan dapat membentuk flok yang mengendap pada kondisi air nyata. Hasilnya menentukan apakah clarifier cukup, perlu koagulan dan flokulan, atau lebih tepat mengevaluasi DAF untuk minyak, lemak, atau flok yang sulit mengendap.
| Data desain atau operasi | Mengapa penting | Keputusan yang dibantu |
|---|---|---|
| Debit rata-rata dan puncak | Menetapkan beban hidraulik serta waktu tinggal yang benar-benar tersedia | Ukuran unit, pembagian aliran, dan kebutuhan equalization. |
| TSS, kekeruhan, warna, minyak/lemak | Memisahkan padatan yang mudah mengendap dari beban yang memerlukan flotasi atau pretreatment | Kelayakan clarifier dibanding DAF atau filtrasi. |
| Hasil jar test dan settling | Menunjukkan pembentukan flok serta kejernihan supernatan pada dosis dan pH tertentu | Pemilihan program koagulasi-flokulasi dan titik injeksi. |
| Karakter lumpur | Volume, laju pengentalan, dan persen padatan | Kapasitas hopper, jadwal blowdown lumpur, dan kebutuhan pengolahan lumpur. |
| Target air olahan | Pemakaian berikutnya, batas efluen, atau pretreatment membran | Kebutuhan filtrasi lanjutan, ultrafiltration, atau polishing lain. |
Untuk evaluasi clarifier Betaqua, kirim data di atas bersama diagram alir dan kondisi gangguan yang pernah terjadi melalui kontak Beta. Tim teknis dapat mengaitkan pilihan unit dengan pengujian kimia dan jalur lumpur, sehingga kapasitas tidak dinilai dari satu angka debit saja.
Penyaringan Awal: Clarifier, DAF, atau Filtrasi?
Clarifier tepat ketika padatan atau flok dapat mengendap secara konsisten dan jalur lumpur mampu menerima massa yang dipisahkan. Uji sampel aktual sebelum memilih mekanisme: TSS tinggi tidak otomatis berarti semua padatan mudah mengendap.
| Bukti pada sampel atau unit eksisting | Jalur pertama yang diuji | Alasan dan verifikasi berikutnya |
|---|---|---|
| Flok mengendap, supernatan stabil, minyak/lemak tidak dominan | Clarifier gravitasi | Ukur debit puncak, laju pengendapan, volume lumpur, dan padatan terbawa. |
| Flok halus sulit mengendap atau beban minyak/lemak ikut terpisah | DAF | Uji flotasi, kebutuhan resirkulasi/udara, penyapuan permukaan, dan kualitas air bawah. |
| Padatan tersisa rendah tetapi target pemolesan lebih ketat | Filtrasi atau ultrafiltration setelah pemisahan utama | Cek ukuran partikel, penyumbatan, pencucian balik, perolehan air, dan tujuan air produk. |
| Tidak ada flok stabil pada pH dan dosis awal | Optimasi koagulan dan flokulan sebelum memilih unit | Bandingkan urutan injeksi, pengadukan, pH, dosis, dan volume lumpur melalui jar test. |
| TDS, bukan TSS, yang membatasi pemakaian air | Pemisahan ion terlarut, bukan clarifier | Lengkapi analisis ion dan evaluasi RO, demineralisasi, atau pertukaran ion sesuai target. |
Sebagai pemeriksaan neraca, aliran 800 m³/hari dengan TSS 500 mg/L membawa 400 kg padatan/hari. Jika uji menunjukkan penangkapan 90%, jalur lumpur harus menerima sekitar 360 kg padatan kering/hari, sedangkan sekitar 40 kg/hari tetap terbawa dalam air olahan. Angka ini belum menentukan volume lumpur basah: ukur persen padatan atau volume endapan dari uji agar penampung, frekuensi pembuangan, tangki lumpur, dan unit pengeringan tidak kekurangan kapasitas.
Untuk paket injeksi, perpipaan, dan komponen pengolahan air yang menyertai unit, kebutuhan perangkat dapat disejajarkan dengan pompa dosis untuk pengolahan air dari Watermart. Tetapkan material, rentang debit, tekanan, dan kebutuhan cadangan dari hasil uji serta diagram proses, bukan dari sambungan pipa saja.
FAQ clarifier industri
Apakah clarifier bisa mengatasi semua TSS tinggi?
Tidak. Clarifier efektif untuk padatan atau flok yang mengendap, tetapi kurang tepat untuk minyak, lemak, flok ringan, atau padatan sangat halus tanpa conditioning. Uji settling dan jar test menentukan apakah perlu koagulan-flokulan, DAF, filtrasi, atau tahap lain.
Apa bukti commissioning clarifier yang perlu disimpan?
Simpan debit aktual, TSS influen dan efluen, turbidity, sludge blanket, frekuensi blowdown, volume sludge, dosis kimia bila ada, serta foto atau catatan carryover. Data ini membedakan masalah hidraulik, kimia, dan pembuangan lumpur.
Kapan clarifier perlu dikombinasikan dengan filter atau UF?
Kombinasi diperlukan ketika air keluar clarifier masih membawa partikel halus atau target pemakaian berikutnya lebih ketat, misalnya pretreatment RO, reuse, atau air proses. Pilih polishing dari ukuran partikel, SDI/turbidity, risiko fouling, dan biaya backwash.