PAC Penjernih Air untuk WTP dan IPAL
PAC penjernih air adalah Poly Aluminium Chloride, koagulan aluminium yang menetralkan muatan partikel koloid agar terbentuk flok. Operator WTP dan IPAL menguji PAC untuk menurunkan kekeruhan, TSS, warna, dan fraksi organik yang dapat dikoagulasi sebelum pengendapan, DAF, atau filtrasi.
PT Beta Pramesti Asia, melalui beta.co.id, memasok PAC dan mendukung evaluasi koagulasi untuk instalasi pengolahan air dan air limbah industri di Indonesia.
Artikel ini menjelaskan definisi, cara kerja, bentuk produk, aplikasi, dan data proses yang perlu disiapkan sebelum memilih PAC, PAC cair industri, atau paket koagulan dan flokulan.
Terakhir ditinjau secara teknis: 8 Agustus 2026.
Apa Itu PAC?

PAC adalah singkatan dari Poly Aluminium Chloride, koagulan berbahan dasar aluminium yang mendestabilisasi partikel koloid agar dapat membentuk flok. Produk tersedia sebagai bubuk atau cairan dengan kadar aktif, basicity, pH, dan densitas yang berbeda menurut grade.
PAC dan tawas sama-sama perlu diuji pada air aktual. Perubahan pH dan alkalinitas, dosis efektif, kekuatan flok, kecepatan pemisahan, serta produksi lumpur adalah hasil yang perlu dibandingkan sebelum mengganti koagulan.
Sejarah dan Latar Belakang PAC
Koagulan aluminium seperti tawas digunakan lebih dulu untuk menjernihkan air. PAC kemudian diproduksi secara luas untuk pengolahan air dan proses industri, tetapi perbandingannya dengan tawas tidak boleh digeneralisasi: dosis, perubahan pH, kecepatan pembentukan flok, dan produksi lumpur bergantung pada mutu koagulan serta karakter air yang diuji.
Komposisi dan Karakteristik PAC
PAC biasanya tersedia sebagai serbuk atau cairan. Pilih bentuk pasokan dari tingkat konsumsi, fasilitas pelarutan, ruang tangki, kemampuan penanganan, dan biaya bahan kimia per meter kubik air olahan; warna produk bukan dasar pemilihan kelas produk.
| Bentuk PAC | Kapan layak dipilih | Fasilitas yang perlu disiapkan | Data yang harus dibandingkan |
|---|---|---|---|
| Bubuk | Penyimpanan dan pengiriman membutuhkan konsentrasi massa lebih tinggi, serta operator mampu menyiapkan larutan secara konsisten | Area kering, alat penanganan, tangki pelarutan, pengaduk, dan kontrol konsentrasi larutan | Kadar Al₂O₃, kebasaan, bahan tidak larut, waktu pelarutan, konsentrasi larutan, dan biaya per m³ |
| Cair | Umpan kontinu tanpa tahap pelarutan bubuk lebih sesuai dengan operasi instalasi | Tangki, penahan tumpahan, pipa, perapat, dan pompa yang kompatibel dengan produk | Kadar Al₂O₃, kebasaan, densitas, pH produk, stabilitas penyimpanan, dan biaya per m³ |
Untuk air minum, periksa grade serta dokumen produk pada halaman PAC cair untuk air minum. Untuk air proses atau limbah industri, bandingkan kebutuhan instalasi dengan PAC cair industri.
Karakteristik penting dari PAC:
- Kadar Al₂O₃ dan basicity yang harus dikonfirmasi pada spesifikasi produk.
- pH dan densitas yang berbeda menurut bentuk serta grade.
- Bahan tidak larut yang perlu diperiksa untuk mutu produk dan keandalan sistem dosing.
- Performa koagulasi yang harus dibuktikan dengan air aktual melalui jar test.
Cara Kerja PAC dalam Pengolahan Air
PAC bekerja melalui dua proses utama:
- Koagulasi
Ion aluminium dalam PAC akan menetralkan muatan negatif pada partikel koloid. Karena muatan tersebut hilang, partikel kotoran tidak lagi tolak-menolak, melainkan saling mendekat. - Flokulasi
Setelah muatan netral, partikel akan bergabung membentuk gumpalan besar (flok). Flok ini lebih berat dan mudah mengendap, sehingga dapat dipisahkan dari air.
Hasilnya adalah flok yang dapat dipisahkan. Kejernihan akhir dan waktu pemisahan tetap bergantung pada dosis, energi pengadukan, karakter air, serta kemampuan unit pengendapan atau filtrasi.
Manfaat PAC dalam Berbagai Sektor
1. Pengolahan Air Minum
PAC banyak digunakan oleh PDAM dan perusahaan air minum swasta untuk menghasilkan air bersih yang layak konsumsi.
2. Pengolahan Limbah Cair Industri
Pada limbah tekstil, kertas, makanan, atau petrokimia, PAC dapat diuji untuk menangkap TSS, warna, minyak teremulsi, atau fraksi organik yang dapat dikoagulasi. Dampaknya terhadap COD/BOD bergantung pada komposisi limbah dan harus dibuktikan lewat uji. Baca juga teknologi pengolahan limbah cair.
3. Pengolahan Air Limbah Rumah Tangga
Pada air limbah rumah tangga, PAC hanya menangani fraksi yang dapat dipisahkan melalui koagulasi; proses biologis dan disinfeksi tetap dipilih sesuai karakter limbah dan target efluen. Lihat panduan pengolahan air limbah rumah tangga.
4. Industri Kertas dan Tekstil
PAC dapat diuji untuk klarifikasi air proses, pengendalian padatan halus, atau pemisahan serat sesuai kebutuhan proses pabrik.
5. Industri Minyak dan Gas
Pada limbah minyak dan gas, PAC dapat menjadi bagian dari pretreatment ketika jar test menunjukkan bahwa padatan halus atau emulsi dapat dipisahkan sebelum unit berikutnya.
Keunggulan PAC Dibandingkan Koagulan Lain
PAC tidak otomatis lebih baik daripada tawas, ferric chloride, atau koagulan lain. Pilihan yang dapat dipertanggungjawabkan adalah produk yang mencapai target air olahan dengan biaya total dan produksi lumpur yang dapat ditangani. Bandingkan kandidat pada air aktual, bukan dari dosis katalog.
| Kriteria keputusan | PAC | Tawas | Cara membuktikan di lokasi |
|---|---|---|---|
| Dampak terhadap pH dan alkalinitas | Bergantung pada basicity, mutu produk, dan kondisi air | Bergantung pada dosis serta alkalinitas air | Catat pH dan alkalinitas sebelum-sesudah pada setiap beaker |
| Dosis efektif | Tidak ada angka universal | Tidak ada angka universal | Cari dosis terendah yang memenuhi target kekeruhan/TSS dan menghasilkan flok yang dapat dipisahkan |
| Lumpur | Dipengaruhi dosis, padatan yang tertangkap, dan bantuan polimer | Dipengaruhi faktor yang sama | Ukur volume lumpur mengendap dan uji kemampuan dewatering, jangan hanya menilai kejernihan supernatan |
| Bentuk pasokan | Bubuk atau cair | Umumnya padat atau larutan | Bandingkan kebutuhan pelarutan, tangki, pompa, keselamatan, dan biaya per meter kubik air |
Di Indonesia, SNI 3822:2018 tentang polialuminium klorida menetapkan persyaratan mutu dan metode uji untuk PAC cair dan padat yang digunakan sebagai bahan penjernih air, industri kertas, dan kosmetik. Minta spesifikasi serta hasil uji lot produk yang relevan; SNI produk tidak menggantikan jar test pada air di lokasi.
Dosis dan Cara Penggunaan PAC
Pemakaian PAC harus disesuaikan dengan kondisi air. Dosis hasil jar test perlu dikonversi ke laju umpan berdasarkan debit dan kadar aktif produk, kemudian diverifikasi kembali saat kualitas influen berubah.
Rumus laju massa produk kering: dosis (mg/L) × debit (m³/jam) ÷ 1.000 = kg/jam. Sebagai contoh perhitungan, 10 mg/L pada 50 m³/jam memerlukan 0,5 kg/jam produk kering. Untuk PAC cair atau larutan hasil make-down, bagi kebutuhan bahan aktif dengan fraksi massa yang terkonfirmasi pada spesifikasi produk; jangan memakai warna atau densitas perkiraan sebagai pengganti data pemasok.
Konversi basis dosis saat kelas atau kelompok produksi PAC berubah
Dosis hanya dapat dipindahkan antarproduk bila basisnya tertulis jelas. Bedakan mg/L produk komersial, mg/L Al₂O₃, dan mg/L larutan penyiapan; angka yang sama pada tiga basis tersebut tidak menyatakan jumlah bahan aktif yang sama. Gunakan Certificate of Analysis (CoA) kelompok produksi aktual, lalu perlakukan hasil hitung sebagai titik awal uji jar—bukan persetujuan untuk langsung mengubah titik kendali instalasi.
Dosis ekuivalen Al₂O₃ = dosis produk komersial × fraksi massa Al₂O₃. Jika acuan hipotetis adalah 25 mg/L PAC dengan 10% Al₂O₃, basis aktifnya 2,5 mg/L Al₂O₃. Kandidat dengan 17% Al₂O₃ mempunyai titik awal ekuivalen 2,5 ÷ 0,17 = 14,7 mg/L produk komersial. Angka 10%, 17%, dan hasil 14,7 mg/L hanya contoh aritmetika; mutu air tetap menentukan hasil uji.
Untuk debit 100 m³/jam, dosis contoh 14,7 mg/L memerlukan 14,7 × 100 ÷ 1.000 = 1,47 kg/jam produk. Bila CoA mencatat densitas 1,20 kg/L, kebutuhan volumetriknya 1,47 ÷ 1,20 = 1,23 L/jam. Kalibrasikan keluaran aktual pompa dengan uji drawdown atau penimbangan yang disetujui; skala stroke pompa bukan bukti debit.
| Bukti sebelum pergantian kelompok produksi | Perhitungan atau pemeriksaan | Keputusan pelepasan |
|---|---|---|
| CoA acuan dan kelompok baru | Samakan basis Al₂O₃, densitas, kebasaan, serta bentuk produk | Tahan perubahan bila basis aktif atau satuan tidak dapat ditelusuri |
| Uji jar pada sampel representatif | Bandingkan rentang dosis, pH/alkalinitas, flok, supernatan, residu aluminium, dan lumpur | Pilih rentang yang memenuhi semua target, bukan hanya gelas uji paling jernih |
| Debit dan keluaran pompa aktual | Ubah mg/L menjadi kg/jam dan L/jam, lalu buktikan dengan kalibrasi | Koreksi pompa, larutan, atau sinyal berbasis debit sebelum uji instalasi |
| Uji instalasi satu variabel | Catat kelompok produksi, kualitas influen, dosis aktual, hasil air setelah pengendapan/filtrasi, dan biaya per m³ | Lepas titik kendali baru hanya setelah hasil stabil terhadap acuan yang setara |
Jika kebutuhan berikutnya adalah pemilihan perangkat penakaran, bandingkan material yang kontak dengan cairan, rentang pengaturan, tekanan balik, dan kapasitas melalui pompa dosis Watermart; pemilihan kelas dan basis dosis PAC tetap berada dalam evaluasi program koagulasi PT Beta Pramesti Asia.
- Analisis awal
Uji kualitas air untuk menentukan dosis yang tepat. - Pencampuran cepat (rapid mixing)
PAC dicampur ke dalam air dengan agitasi cepat agar tercampur rata. - Flokulasi
Setelah itu, lakukan pengadukan lambat agar partikel menggumpal. - Pengendapan
Biarkan flok mengendap di dasar tangki. - Filtrasi
Air yang sudah jernih disaring untuk hasil lebih bersih.
Catat pH awal dan akhir, dosis, waktu pembentukan flok, kekeruhan atau TSS supernatan, volume lumpur, serta kondisi flok saat diaduk dan dipisahkan. Dosis terpilih harus tetap bekerja pada variasi influen yang realistis dan tidak sekadar menghasilkan beaker paling jernih pada satu sampel.
Pertanyaan Cepat Sebelum Memilih PAC
| Pertanyaan operasi | Jawaban praktis | Halaman terkait |
|---|---|---|
| Apakah air baku keruh atau TSS tinggi? | PAC cocok diuji sebagai koagulan awal untuk membentuk flok sebelum sedimentasi, clarifier, atau filtrasi. | PAC, koagulan, clarifier |
| Apakah limbah industri mengandung warna, minyak, atau padatan halus? | Mulai dari jar test untuk membandingkan PAC cair, PAC bubuk, dan bantuan polimer agar dosis tidak ditebak dari nama produk saja. | PAC cair industri, flokulan |
| Apakah kualitas influen berubah harian? | Siapkan data pH, alkalinitas, kekeruhan/TSS, COD/BOD, dan debit agar pemilihan produk, konsentrasi larutan, dan pompa dosing bisa dihitung. | dosing pump, kontak Beta |
Baca lebih lanjut tentang fungsi dosing pump pada pengolahan air dan limbah.
Data RFQ PAC yang membuat penawaran bisa dibandingkan
Penawaran PAC yang baik harus menyatakan basis produk, target mutu air, asumsi dosis, dan bukti uji yang sama. Tanpa data tersebut, pembeli hanya membandingkan harga per kilogram, padahal biaya operasi ditentukan oleh konsumsi per m³, dampak pH, lumpur, pengenceran, dan kestabilan hasil.
| Item RFQ | Mengapa penting untuk pembeli | Bukti yang perlu diminta |
|---|---|---|
| Grade dan bentuk pasokan | PAC cair, bubuk, air minum, dan air limbah punya fasilitas penyimpanan serta risiko operasi berbeda | Spesifikasi produk, CoA lot, SDS, kemasan, umur simpan, dan persyaratan penyimpanan |
| Basis dosis dan biaya | Harga per kg tidak menunjukkan biaya pengolahan bila kadar aktif dan dosis berbeda | Perhitungan mg/L, kg/jam, L/jam, biaya per m³, dan asumsi densitas atau kadar Al₂O₃ |
| Hasil uji pada air aktual | Performa PAC berubah mengikuti pH, alkalinitas, TSS, warna, dan organik | Lembar jar test, foto flok, data supernatan, volume lumpur, dan kondisi pH akhir |
| Integrasi proses | Koagulasi harus cocok dengan pengadukan, clarifier, DAF, filtrasi, dan jalur lumpur | Titik injeksi, waktu kontak, kebutuhan flokulan, kapasitas pemisahan, serta batas pompa dosing |
Jika evaluasi mencakup beberapa produk, pisahkan jalur untuk PAC cair industri, rangkaian BETAGARD PAC, dan program koagulan-flokulan. Data yang sama membuat keputusan pembelian lebih mudah dipertanggungjawabkan oleh operasi, engineering, dan pengadaan.
Dampak Lingkungan dan Keamanan PAC
Risiko PAC ditentukan oleh bentuk produk, konsentrasi, paparan, dan cara penanganannya. Gunakan alat pelindung, material tangki/pompa yang kompatibel, penahan tumpahan, serta prosedur sesuai lembar data keselamatan pemasok. Overdosing dapat memperburuk mutu air olahan dan menambah beban lumpur; verifikasi pH, kekeruhan/TSS, residu yang diwajibkan, dan performa pemisahan setelah perubahan dosis.
Tips Memilih PAC yang Berkualitas
- Cocokkan sertifikat analisis lot dengan spesifikasi pembelian dan parameter mutu yang relevan dalam SNI 3822:2018.
- Konfirmasi kadar Al₂O₃, basicity, bahan tidak larut, pH, densitas untuk produk cair, dan masa simpan; jangan mengasumsikan semua grade PAC sama.
- Pilih bentuk bubuk atau cair berdasarkan volume pemakaian, fasilitas make-down, tangki, pompa, dan kemampuan operator.
- Ikuti lembar data keselamatan serta petunjuk penyimpanan pemasok, dan lindungi PAC bubuk dari kelembapan.
Tantangan dalam Penggunaan PAC
Walaupun banyak keunggulan, ada beberapa tantangan:
- Biaya produk harus dibandingkan sebagai biaya per meter kubik air olahan, termasuk lumpur, energi, dan bahan pembantu.
- Dosis dan titik injeksi perlu disesuaikan ketika pH, alkalinitas, suhu, atau beban padatan berubah.
- Tangki, pipa, seal, dan pompa harus dipilih dari data kompatibilitas produk dan lembar data keselamatan.
Pertanyaan umum pembeli tentang PAC
Apakah PAC sama dengan tawas?
Tidak. Keduanya merupakan koagulan berbasis aluminium, tetapi kadar aktif, kebasaan, bentuk pasokan, dampak terhadap pH, dan respons pada air aktual dapat berbeda. Bandingkan PAC dan tawas dengan uji jar yang memakai sampel, prosedur pengadukan, target mutu air, serta dasar biaya yang sama.
Berapa dosis PAC untuk air limbah industri?
Tidak ada dosis universal. Uji rentang dosis pada sampel yang representatif, lalu pilih dosis terendah yang memenuhi target kekeruhan, TSS, warna, residual aluminium, kemampuan pemisahan flok, dan produksi lumpur. Konversi hasil itu ke laju umpan memakai debit serta kadar aktif produk yang terkonfirmasi.
Kapan PAC cair lebih sesuai daripada PAC bubuk?
PAC cair dapat lebih sesuai untuk pengumpanan kontinu ketika instalasi memiliki tangki, penahan tumpahan, pompa, pipa, dan material yang kompatibel. PAC bubuk dapat mengurangi massa air yang dikirim, tetapi membutuhkan penyimpanan kering dan sistem penyiapan yang menghasilkan konsentrasi larutan secara konsisten.
Data apa yang dibutuhkan pemasok PAC sebelum merekomendasikan produk?
Siapkan sumber dan debit air, pH, alkalinitas, kekeruhan/TSS, warna, suhu, TOC atau COD/BOD bila relevan, koagulan dan dosis saat ini, target air olahan, hasil uji jar, data lumpur, bentuk pasokan yang diinginkan, serta fasilitas penyimpanan dan pengumpanan.
Kesimpulan
PAC atau Poly Aluminium Chloride adalah salah satu koagulan untuk air baku, air proses, dan air limbah. Kelayakannya ditentukan oleh mutu produk, hasil jar test, dampak pH, kemampuan unit pemisahan flok, produksi lumpur, keselamatan penanganan, dan biaya total operasi.
Siapkan data kualitas air dan debit, bandingkan kandidat secara setara, lalu konversi dosis terpilih ke laju umpan dengan kadar aktif yang terkonfirmasi. Untuk evaluasi produk dan program koagulasi, gunakan halaman kontak PT Beta Pramesti Asia.